Belajar Fisika dengan Metode “Covid-19” Ala Guru Arni

Belajar Fisika dengan Metode “Covid-19” Ala Guru Arni

- GTK DIKMEN & DIKSUS
1086

"Covid itu adalah akronim. Dari Co adalah Collaboration. Vid adalah Video. Dengan 19 langkah pembelajaran,” jelas guru Arni

 

GTK, Jakarta – Pada peluncuran Program Guru Belajar Seri Masa Pandemi Covid-19, sejumlah guru memberikan pengalamannya terkait kegiatan belajar mengajar di era pagebluk. Salah satunya adalah Arni Idawati, guru Fisika SMAN 5 Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Arni menceritakan tentang metode “Covid-19” yang dikreasikannya.

“Saya melahirkan, mendesain metode pembelajaran, saya berikan nama metode Covid-19. Supaya kata-kata Covid-19 itu bukan sesuatu yang menakutkan. Covid itu adalah akronim. Dari Co adalah Collaboration. Vid adalah Video. Dengan 19 langkah pembelajaran,” jelas guru Arni, Selasa (29/9/2020).

Setelah melakukan pendataan kepada siswa, guru Arni mendapatkan fakta bahwa WhatsApp merupakan aplikasi yang paling familiar dan digunakan oleh para murid. Alhasil ia pun mengombinasikan antara video dengan WhatsApp.

“Alhamdulillah dengan metode pembelajaran Covid-19 yang saya perkenalkan dan terapkan kepada siswa. Alhamdulillah ada hal yang luar biasa yang saya dapatkan bagaimana dengan kolaborasi antara video dan WhatsApp itu dengan 19 langkah pembelajaran, saya bagi ke dalam 3. Yang pertama tahap pendahuluan itu 6 langkah, kemudian tahap inti, dan tahap penutup,” terang perempuan berjilbab ini.

Metode “Covid-19” menekankan berpusat pada murid dengan peran aktif peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.

“Mengkreasikan dan memberikan pelajaran interaktif terhadap siswa adalah dengan mengkreasikan video. Jadi siswa bisa mengaplikasikan apa yang dipelajari, kemudian diaplikasikan dalam sebuah video pembelajaran,” tutur guru Fisika, Arni Idawati.

“Video-video yang dirancang siswa bagaimana menyimpannya? Jadi akhirnya saya belajar juga bagaimana membuat channel YouTube dan di situlah saya simpan semua,” tambah Arni.

Berita Terkait

Headline

Praktik Baik PTM Terbatas di Berbagai Daerah