Profil Singkat Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

 


Nama : Prof. Dr. Nunuk Suryani,M.Pd

Tempat/Tanggal Lahir : Karanganyar, 08 November 1966

Pangkat/Golongan : Pembina Utama Madya/IV.d

NIP : 196611081990032001

Alamat Kantor : Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Gedung D Lantai 16
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta


Latar Belakang Pendidikan

  1. Doktor dalam bidang ”Teknologi Pendidikan”, Universitas Negeri Jakarta (2003)
  2. Magister (M.Pd) dalam bidang “Pendidikan Sejarah”, Universitas Negeri Jakarta (1997).
  3. Sarjana dalam bidang “Sejarah Indonesia”, Universitas Diponegoro (1989)


Pengalaman Kerja

  1. Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependididkan, Kemendikbud (2020 s.d sekarang)
  2. Kepala LPPKS, Kemdikbud (2017 – 2020)
  3. Kepala Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UNS Surakarta (2019- Juni 2020)
  4. Dosen UNS Surakarta, S1, S2 dan S3 bidang Pendidikan Sejarah, Teknologi Pendidikan, Ilmu Pendidikan, Pendidikan Ekonomi dan Manajemen Pendidikan Islam (IAIN Surakarta).


Pengalaman Organisasi

  1. Ketua Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Surakarta, (2016 – sekarang)
  2. Mitra Bestari, Jurnal PGRI Kabupaten Magetan (2012 – sekarang)
  3. Bendahara, Keluarga Mahasiswa Alumni Penerima Beasiswa Supersemar (KMA-PBS) (2011 – sekarang)
  4. Dewan Redaksi, Majalah MIIPS FKIP UNS (2009 – sekarang)
  5. Dewan Redaksi, Jurnal CANDI, Jurnal Ilmiah Program Studi teknologi Pendidikan (2009 – sekarang)
  6. Pemimpin Umum, Teknodika, Jurnal ilmiah program Studi teknologi Pendidikan, (2008-sekarang)
  7. Editorial Team Jurnal Paramita UNES Semarang
  8. Advisory Board Jurnal Paedagogy UNESA Surabaya
  9. Editorial Team Jurnal Edidaka
  10. Editor Jurnal Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Malang
  11. Editorial Team Jurnal Ikim Mataram


Jurnal dan Buku

  1. Sejarah Lokal Surakarta (Tahun 2013)
  2. Strategi belajar mengajar (Tahun 2012)
  3. Assesmen Pembelajaran IPS (Tahun 2010)


Penghargaan

  1. Dosen Berprestasi III, FKIP UNS (2013)