Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi

Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi

- Merdeka Belajar
223

Pemerintah menargetkan untuk memvaksinasi setidaknya 70 persen dari populasi penduduk atau 181,5 juta jiwa.

 

GTK, Jakarta – Badan Intelijen Negara (BIN) melaksanakan vaksinasi bagi para pelajar serta vaksinasi dari rumah ke rumah atau door to door yang menargetkan sekitar 49 ribu peserta. Kegiatan yang dilakukan secara serentak di 14 provinsi ini turut ditinjau Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), secara virtual, Rabu (14/7/2021).

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan vaksinasi pada pagi hari ini untuk anak-anakku semuanya, baik yang di SMP maupun yang di SMA. Hari ini akan divaksinasi 49 ribu, 15 ribu pelajar SMP, 15 ribu pelajar SMA, dan juga nanti door to door 19 ribu,” ujar Presiden Jokowi dari Istana Merdeka, Jakarta.

Kepala Negara menegaskan, pemerintah terus berupaya untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi agar kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi Covid-19 bisa segera tercapai. Pemerintah menargetkan untuk memvaksinasi setidaknya 70 persen dari populasi penduduk atau 181,5 juta jiwa.

“Saya hanya ingin menyampaikan agar anak-anak setelah semuanya divaksinasi, juga tolong dicek, agar guru, petugas-petugas sekolah, jangan sampai ada yang terlewat vaksinasinya. Kita ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat, sehingga bisa tercapai kekebalan komunal dan kita bisa terhindar dari Covid-19,” tutur Presiden Jokowi.

Vaksinasi Bagi Pelajar

Vaksinasi bagi para pelajar tingkat SMP dan SMA digelar pada Rabu (14/7/2021), di 14 SMP dan 14 SMA yang tersebar di 14 provinsi yang menjadi episentrum Covid-19. SMP yang menjadi tempat vaksinasi tersebut yaitu SMPN 103 Jakarta, SMPN 2 Bandung, SMPN 3 Semarang, SMPN 1 Jayapura, SMP Budi Utama Yogyakarta, SMPN 1 Surabaya, SMPN 40 Makassar, SMPN 11 Medan, SMPN 1 Batang Anai, SMPN 13 Pekanbaru, SMPN 5 Balikpapan, SMPN 4 Tanjungpinang, SMPN 9 Denpasar, dan SMPN 11 Kota Tangerang Selatan.

Sementara itu, SMA yang menjadi tempat vaksinasi bagi para siswa SMA yaitu SMAN 39 Jakarta, SMAN 5 Bandung, SMAN 1 Semarang, SMAN 1 Jayapura, SMAN 1 Teladan Yogyakarta, SMAN 5 Surabaya, SMKN 10 Makassar, SMAN 1 Medan, SMAN 1 Batang Anai, SMAN 1 Pekanbaru, SMKN 1 Balikpapan, SMAN 1 Tanjungpinang, SMAN 5 Denpasar, dan SMAN 1 Kota Tangerang.

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi juga berdialog dengan beberapa pelajar yang mengikuti vaksinasi di sejumlah sekolah, di antaranya di SMPN 103 Cijantung dan SMAN 39 Cijantung, Jakarta serta SMAN 1 Sentani, Papua dan SMAN 1 Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Presiden juga sempat berdialog singkat dengan kepala sekolah SMPN 103 Cijantung, Sudarto.

“Salam Indonesia Sehat. Salam Indonesia Hebat,” ucap Sudarto mengawali dialog dengan Kepala Negara.

“Di SMPN 103 Cijantung ada 1.028 siswa. Pada kesempatan pertama divaksin 200 siswa. Mudah-mudahan langkah ini sebagai mendukung usaha pemerintah di dalam menanggulangi Covid-19 ini,” ujar Sudarto.

Dialog pun terjadi antara Presiden Joko Widodo dengan kepala sekolah SMPN 103 Cijantung, Sudarto.

“Pak kepala sekolah, ini semua gurunya sudah divaksin?” tanya Jokowi.

“Sebagian besar pak, sebagian besar sudah divaksin,” jawab Sudarto.

“Gurunya harus semuanya juga lho pak, 100% harus sudah divaksin,” kata Jokowi.

“Alhamdulillah, bapak, ibu guru sudah. Terkecuali ada yang memang satu, dua guru yang punya komorbid, penyakit gula, itu ada beberapa orang yang belum, karena menunggu sampai gula darahnya turun, itu baru bisa dilaksanakan,” ucap Sudarto.

“Salam untuk semua guru di SMPN 103 Cijantung,” tutur Presiden Joko Widodo.

Headline

Mampukah Sekolah Menjawab Tantangan Zaman?